skip to Main Content
Pura Tanah Lot Bali – Obyek Wisata Terkenal Dan Ikon Pariwisata Bali

Pura Tanah Lot Bali – Obyek Wisata Terkenal dan Ikon Pariwisata Bali

Pura Tanah Lot Bali adalah salah satu ikon Bali yang sangat terkenal dan juga paling populer dibandingkan obyek wisata lainnya, ini disebabkan karena Pura Tanah Lot memiliki latar belakang pemandangan laut yang indah dan di sini Anda juga bisa melihat dan mengabadikan pemandangan matahari terbenam. Tanah Lot Temple adalah pura dari Orang yang memeluk Agama Hindu. Tanah Lot Menjadi salah satu pura yang paling indah yang ada di Bali. Pura ini sendiri sudah ada sejak zaman kuno dibangun di atas batu karang yang besar yang mampu memecah ombak laut; Jika kalian berlibur ke Bali maka Pura Tanah Lot tidak boleh dilewatkan untuk dikunjungi dan di abadikan dalam foto keluarga, foto bersama teman atau dengan pacar Anda saat berlibur ke Bali.

Bersama kakak dan adik di tanah Lot

Jika Anda melihat sekeliling Pura Tanah Lot Anda juga bisa melihat pura-pura kecil lainnya, yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi tempat wisata ini. Di tempat wisata ini juga terdapat banyak sekali warung, restoran, toko-toko yang menjual kerajinan dan di sini juga ada sebuah taman yang indah yang bisa digunakan sebagai tempat pertunjukan tari-tarian tradisional.

Tanah Lot ada di Daerah Mana?

Lokasi Pura tanah lot ini jauh dari pantai kuta dan Airport Ngurah Rai Bali, tepatnya di desa Beraban, Masuk Kabupaten Tabanan. Jika dari pantai kuta jaraknya sekitar 20 km. Tanah Lot selalu menjadi tujuan obyek wisata yang paling wajib dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun asing.

Sejarah dan Legenda Pura Tanah Lot

Buat kalian yang ingin mengunjungi tempat ini perlu tahu legenda Berdirinya Pura Tanah Lot ini. Jadi bukan hanya sekedar datang untuk melihat keindahan Pura ini tetapi kalian bisa juga tahu kenapa, kapan dan bagaimana bisa ada Pura Tanah Lot. Menurut legenda yang tersebar, zaman dahulu ada seorang imam bernama Dang hyang Nirartha dari sebuah kerajaan Majapahit dari Jawa Timur yang pergi ke pulau Bali ini sekitar tahun 1489 untuk menyebarkan agama Hindu yang di anutnya.

Di tempat yang indah dan eksotis inilah kemudian Dia mendirikan suatu tempat yang dijadikan untuk tempat pemujaan kepada Dewa Laut, Baruna. Dari sini kemudian ia mulai menyebarkan ajarannya yang dipercaya kepada penduduk sekitar Beraban yang bisa ia temui. Waktu itu dia mendapatkan satu tentangan dari dari kepala desa yang kemudian kepala desa ini mampu mengumpulkan para pengikut setianya untuk mengusir Nirartha. Meski mendapat tentangan sang imam ini menolak dan kemudian dia memindahkan batu besar yang biasa ia gunakan untuk tempat bertapa ke dekat laut dan kemudian mengubah ikat kepala yang ia gunakan menjadi ular yang sampai sekarang ada dan menjadi penjaga batu itu. Dulu Batu ini bernama “Tengah Lod” yang memiliki arti “di laut”.

Karena kepala desa ini mengetahui dan melihat sendiri kekuatan yang dimiliki oleh Nirartha, kepala desa yang tadinya menentang kemudian memberikan kesetiannya kepada Nirartha. Nirartha kemudian pergi, tetapi sebelum ia pergi ia memberikan sebuah Keris suci kepada kepala desa, dan keris ini sekarang menjadi peninggalan pusaka yang dianggap suci kerajaan Kediri. Kemudian setiap hari Raya Kuningan para peziarah biasanya akan mengambil keris dan membawa keris pusaka ini dengan berjalan kaki dari tempat ziarah ke Pura Luhu Pakendungan yang berjarak 10km dari tepat yang dulu sering digunakan sang imam untuk bermeditasi.

Hal Yang Perlu Anda Tahu Tentang Tanah Lot

Kita tahu Tanah Lot terletak di pinggir pantai dan telah di terjang oleh ombak selama beradab-abad lamanya. Akibat terjangan ombak yang pecah ini kini Tanah Lot harus menghadapi ancaman yang paling ditakuti, korosi yang sangat serius. Tahun 1980 kondisi Tanah lot mengalami penurunan level ketinggian yang cukup serius. Pemerintah Bali kemudian tidak tinggal diam dan segera melakukan tindakan pelestarian Pura Tanah Lot dan juga beberapa situs-situs sejarah lain yang ada di pulau Bali. Pemerintah Bali mendapatkan bantuan pelestarian dari pemerintah Jepang. Kini Tanah lot sudah berhasil sepenuhnya di restorasi seperti semula, jika kalian lihat Pura Tanah Lot sekarang yang sepertiga dari batu pura ini adalah batu buatan, jadi sudah tidak asli seperti dulu. Hebat ya orang – orang zaman sekarang, bisa membuat tiruannya yang sama peris seperti aslinya.

Bersama Istri di Tanah Lot

Coba deh Anda datang ke Tanah Lot pada saat air laut sedang pasang, Anda akan melihat air laut dan ombak akan menutupi jalan mulai dari bibir pantai sampai ke batu tempat berdirinya Pura Tanah Lot, sehingga Anda tidak bisa bisa menyeberang dan melihat pura dari dekat. Meskipun pada saat air pasang dan kita tidak bisa mendekati pura ada satu pemandangan yang juga sangat indah untuk kita lihat dan kita abadikan dalam sebuah foto atau video.

Pada saat air surut Anda bisa turun dan menyeberang untuk mendekati Pura Tanah lot. Anda juga bisa melihat dari dekat dasar batu Pura dan Anda juga bisa melihat secara langsung ular yang konon katanya menjadi penjaga pura yang berada di sekitar sumber air Tirta Pabersihan. Ini adalah sumber mata air yang dianggap suci, air suci ini akan digunakan oleh para Imam yang ada di sana untuk memercikkan kepala pengunjung. Para pengujung biasanya akan melakukan hal seperti ini, mereka menengadahkan kedua tangan dan bisa meminum air suci yang diberikan, ini untuk membuktikan bahwa air dari mata air ini sangat segar.

Di sekitar area Pura Tanah Lot ada Pura lainnya seperti:

  • Pura Penataran
  • Pura Penyawang
  • Pura Jero Kandang
  • Pura Enjung Galuh
  • Pura Batu Bolong
  • Pura Batu Mejan
  • Pura Pakendungan

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Ke Tanah Lot

Saat kita ke Pura Tanah Lot jangan heran kalau pengunjung tidak diperbolehkan untuk memasuki ke dasar pura. Dengan melihat keiindahan panorama dan juga budaya Bali yang kental adalah hal yang bisa Anda nikmati di sini. Bali ada banyak sekali perayaan – perayaan yang harus di rayakan, jika Anda sedang berada di Bali pada hari raya kuningan, biasanya lima hari sebelum hari ulang tahun pura, ada satu tradisi yang sering dilakukan di Tanah Lot adalah pengarakan pusaka suci, ini adalah sebuah parade besar yang harus Anda lihat dan jika Anda menyukai fotografi Anda bisa mengabadikan momen ini dengan kamera Anda.

Saat Anda berada di Tanah Lot, ombaknya sering kali besar dan memecah bebatuan, pastikan Anda untuk berhati-hati saat berjalan di atas karang dan bebatuan yang ada di tanah lot, karena batunya tajam dan ada yang licin. Patuhi tanda-tanda peringatan yang diberikan atau yang ada di sana. Di sekitar lokasi wisata ada penjaga yang akan memantau dari kejauhan di titik-titik lokasi yang rawan.

Saat Anda hendak menuju Pura Tanah Lot mulai dari area parkir hingga mau memasuki area Pura Anda akan menemukan banyak toko dan penjual berbagai macam barang kerajinan dan juga oleh-oleh khas Bali. Barang-barang yang dijual di sini sebenarnya juga ada di pasar seni sukawati dan toko oleh-oleh modern lain seperti Erlangga, Khrisna dan lainnya.

Anda juga bisa menginap di hotel atau tempat penginapan yang ada di sekitar obyek wisata tanah lot ini. Beberapa hotel yang ada di sekitar obyek wisata Tanah lot biasanya suka menyajikan beberapa acara seperti pertunjukan Tari kecak, Pesta Pernikahan dan Sunsest dinner.

Daya Tarik Utama Pura Tanah Lot:

  1. Pada saat air pasang Pura akan terlihat seperti berada di tengah laut.
  2. Sore hari orang lebih banyak datang ke tempat ini untuk melihat sunset dengan siluet Pura Tanah Lot.

Harga Tiket Masuk Ke Tanah Lot.

Mungkin banyak diantara Anda yang langsung menuju ke bagian ini untuk mengetahui secara langsung Harga Tiket Masuk ke Tanah lot. Harga Tiket Masuk ke Tanah Lot sering kali berubah-ubah dari tahun ke tahun. Pada saat artikel ini dibuat harga tiket masuk ke Obyek Wisata Tanah Lot adalah:

KATEGORIHARGA TIKET
DewasaRp.20.000 / Orang
Anak-anakRp.15.000 / Orang
Parkir MotorRp.2.000 / Motor
Parkir MobilRp.5.000 / Mobil
Parkir BusRp.10.000 / Bus

Keterangan:

  • Harga di update pada tanggal 10 June 2019
  • Sewaktu-waktu bisa saja terjadi perubahan harga, mungkin kami akan terlambat untuk mengupdate harganya.

Waktu Terbaik ke Tanah Lot Bali

Pertanyaan ini yang sering sekali di tanyakan oleh para wisatawan yang belibur ke Bali. Kira-kira waktu yang paling bagus untuk ke Tanah Lot Jam berapa ya Pak?

Sebenarnya ini bergantung dari kita masing-masing mau ke sini jam berapa, buat kalian yang suka menikmati pemandangan sunset maka waktu yang paling cocok adalah sore hari. Tetapi jangan mepet, paling ridak jam 3, jam 4 atau jam 5 sore sudah ada di sini. Jadi sebelum Anda menikmati pemandangan sunset Anda bisa melihat-lihat area wisata Tanah lot dulu sambil berfoto. Setelah sunset hampir tiba Anda bisa menuju ke Taman Budaya Surya Mandala, yang ada di sekitar Batu Bolong untuk menikmati tarian kecak Bali dengan latar belakang matahari terbenam. (Acara ini diadakan setiap hari pada jam 18.30 WITA). Malam harinya Anda bisa makan malam di sekitar Tanah Lot atau Anda bisa makan malam di salah satu restoran sunset terrace.

Cara Menuju Lokasi Tanah Lot

Untuk menuju lokasi wisata Tanah Lot ada beberapa cara, ini bergantung dari masing-masing kita. cara yang paling banyak adalah mereka menyewa mobil atau motor dengan mengendarai sendiri. Kemudian menggunakan bantuan Google Maps untuk menuju ke tempat ini.

Beberapa orang lain ada yang menyewa mobil beserta dengan supirnya. Ini adalah cara yang paling baik menurut saya, karena Anda tidak perlu khawatir kesasar jalan dan bisa tiba di beberapa lokasi wisata yang ingin Anda kunjungi dengan tepat waktu.

Ya, jadi itulah sedikit informasi dan panduan wisata untuk Anda hari ini yang sedang ingin ke Tanah Lot. Jika Anda sedang mencari sewa mobil dan sopir di Bali bisa hubungi kami. Anda juga bisa meminta bantuan kami untuk nitip dibelikan oleh-oleh atau barang-barang yang ada di Bali, silahkan menghubungi kami.

Baca Panduan Wisata Lainnya:

Tempat Makan Favorit di Bali
Sate Babi Bawah Pohon Pindah Tempat
Oleh – Oleh Khas Bali yang wajib di bawa pulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *