skip to Main Content
Sebelum Memesan Hotel Di Bali

Perhatikan Beberapa hal ini Sebelum Memesan Hotel di Bali

Sebelum Memesan Hotel di Bali, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan juga dipertimbangkan – Khususnya saat Anda memesannya secara online dari rumah Anda.

Bali mempunyai Akomodasi yang sangat beragam, mulai dari hotel, Homestay, Wisma tradisional atau lainnya. Ya, Bali memang mempunyai beragam pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari Hotel berbintang 5, penginapan di tempat-tempat yang terpencil, bahkan sampai pondok untuk backpacker yang harga cukup terjangkau, mulai dari Rp.100.000 an.

Bali memang sudah menjadi salah satu tujuan yang paling populer di Asia. Ini terbukti dari sekian banyak pulau yang ada di Indonesia, Bali yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan setiap tahunnya. Bali selalu dikunjungi oleh segala macam wisatawan setiap harinya, meskipun memang pada musim-musim tertentu jumlah kunjungan wisatawan jauh lebih banyak dari hari-hari lainnya. Pastikan Anda tidak menginap di tempat yang tidak Anda sukai dan membuat liburan Anda menjadi tidak menyenangkan.

Tempat Menginap di Bali

Karena Bali adalah kota Pariwisata, maka tidak heran kalau tempat untuk menginap di Bali sangat banyak, bahkan kita mungkin bisa dibuat bingung untuk memilih mana yang paling baik dari sekian banyak tempat menginap. Ada beberapa tempat menginap yang memang di tujukan untuk menarik wisatawan tertentu dengan anggaran yang lebih murah dan dengan anggaran yang lebih mahal.

Kuta adalah salah satu tempat yang paling favorit, dekat dengan pantai dan tidak jauh dari bandara. Banyak para wisatawan yang menghabiskan waktu sebentar di Bali selatan ini, setelah itu biasanya mereka akan menuju ke tempat yang jauh lebih tenang dan jauh. Kuta memang sedikit lebih ramai dan sangat daerah wisata sekali. Buat yang suka dengan keramaian, pasti sangat suka dengan Kuta. Tetapi untuk mereka yang suka dengan keheningan seperti saya, mungkin kuta bukan tempat yang cocok untuk menginap lama-lama.

Meskipun daftar ini tidak begitu lengkap, Saya akan mencoba memberikan daftar beberapa tempat menginap yang paling populer selama Anda berada di Bali.

  • Pantai Kuta Bali – Kuta, siapa yang tidak kenal Kuta Bali? Tempat pertama yang akan dikunjungi oleh setiap orang ketika mereka tiba di Bali. Tempat yang sangat menarik untuk para peselancar dan para pelancong backpacking, jadi di dareah sini khususnya di Jl. Poppies I dan II ada banyak tempat menginap yang cukup murah tetapi ramai dan situasinya mungkin agak bising. Jika Anda menginap di daerah ini, ada cukup banyak hiburan yang bisa Anda nikmati, mulai dari pantai, hiburan malam (nightclubs), restoran, toko-toko yang akan menggoda mata Anda untuk melihat-lihat dan berbelanja. Anda juga bisa ke Pusat perbelanjaan Beachwalk Bali yang di desain dengan sangat indah, terletak persis di depan pantai Kuta Bali.
  • Utara Pantai Kuta – Tidak jauh dari Pantai Kuta, Anda bisa menemukan Legian. Tempat yang sedikit lebih tenang dari suara bising, tempat ini juga banyak dikunjungi oleh pengunjung tetap Bali yang minum-minum untuk bersantai. Agak ke utara lagi, ada Seminyak, punya banyak pilihan hotel dan makanan yang menurut kami agak mewah (buat ukuran saya) jika dibandingkan dengan daerah tetangga mereka.
  • Canggu – Jika Anda terus menuju ke utara Anda akan sampai ke Canggu, salah satu daerah yang juga populer di Bali. Canggu masih terlihat asri dan natural, karena di daerah ini kita masih bisa menemukan beberapa ladang dan persawahan. Jalan-jalan di Canggu dan yang akan menuju Canggu, menurut saya agak sempit dan seringkali macet. Canggu cukup populer di kalangan para peselancar mulai dari tingkat amatir sampai yang profesional, digital nomad, dan juga para wisatawan yang senang nongkrong di kafe, restoran dan juga klub malam. (Jujur, kalau saya gak suka ke klub malam, apa enaknya sih?)
  • Ubud – Tempat yang cukup terkenal dan hijau. Ubud masih terus berkembang hingga sampai hari ini. banyak orang ke Ubud biasanya tertarik akan Yoga, spa, health workshop dan keindahan alamnya yang masih terjaga hingga sekarang. Jalan-jalan di ubud terbilang lebih sempit dari pada di dareah Canggu. Selain itu, jika kita berkendara dengan menggunakan mobil ke Ubud biasanya agak susah untuk parkir mengingat jalannya yang sempit. Hal yang tidak saya suka dari Ubud adalah kita harus membayar dengan uang cash. Ubud masih asri dan hijau, banyak makanan organik, pengrajin dan juga seniman, semua itu menutupi kekurangan Ubud, yaitu tidak memiliki pantai.
  • Sanur – Sanur, tepatnya berada di pantai barat seberangnya kuta dan kota Denpasar, mempunyai banyak sekali hotel-hotel mewah tertua yang ada di Bali. Banyak wisatawan yang senang menginap di dareah ini, terutama para orang tua. Sanur mempunyai pantai yang cukup baik. Biasanya kami akan menikmati matahari terbit di Sanur sambil bermain Kano. Meskipun kehidupan malamnya tidak seramai di Kuta, Anda masih bisa menikmati kehidupan malam di Sanur.
  • Selatan Airport – Jimbaran dan Uluwatu banyak dikenal dengan selancar kelas dunianya. Kebetulan kami tinggal di di daerah ini. Pantai-pantai yang berbatu dan ombak yang cukup besar membuat para selancar menyukainya. Homestay, butik dan Hotel bisa Anda temukan di daerah ini dengan harga yang sangat beragam.
  • Bali Timur – Amed berada di ujung timurnya pulau Bali, masuk ke dalam wilayah kabupaten Karangasem. Untuk menuju ke tempat ini memang cukup jauh sih. Jujur, saya tidak suka perjalanan jauhnya, tapi tempatnya saya suka. Amed terkenal mempunyai pemandangan yang cukup indah, khususnya pesona bawah lautnya. Tempat ini jauh dari keramaian dan pesona bawah lautnya inilah yang membuat orang ingin ke tempat ini untuk snorkeling dan menyelam. Pantainya mempunyai pasir berwarna hitam dan kebanyakan hotel di sini tidak bisa di temukan secara online. Saran saya, kalau kalian ke sini sebaiknya menginap, supaya tidak capek di jalan, karena untuk menuju tempat ini kita membutuhkan sekitar 3,5 jam perjalanan dari Kuta.

Pindah Tempat Menginap (Pindah Hotel)

Mencari dan memilih tempat untuk menginap selama liburan di Bali, bukan berarti Anda menginap dan terjebak di satu hotel atau satu tempat saja! Anda bisa mencari dan berkeliling dari satu tempat menginap ke tempat menginap lainnya.

Tetapi perlu Anda ketahui juga, Bali terkenal dengan lalu lintasnya yang lambat, terutama di dareah yang menuju ke tempat-tempat wisata, apalagi kalau pas high season. Tahun 2019 kemarin sewaktu orang tua kami datang berlibur ke Bali, untuk menuju ke satu lokasi tempat wisata saya bisa membutuhkan waktu 3 sampai 5 jam. Itu hanya untuk di daerah yang menurut saya lokasinya dekat ya, seperti dari Kuta ke Canggu, atau dari Kuta ke Uluwatu.

Bayangkan tahun sekarang, pasti jauh lebih parah lagi macetnya. Kalau dari tebakan saya, kemacetannya di sebabkan karena orang-orang yang berlibur ke Bali membawa mobil mereka sendiri-sendiri. Jadi mereka tidak menggunakan mobil sewaan dari Bali tapi membawa mobil dari asal kota mereka. Itulah mengapa, sekarang kalau musim liburan tingkat kemacetan Bali menjadi sangat parah sekali.

Dengan keadaan yang semakin buruk itu, jika Anda adalah wisatwan dari Indonesia, usahakan untuk tidak membawa mobil pribadi saat berlibur ke Bali. Percaya dengan saya, karena Anda akan membuat macet yang sangat parah dan liburan Anda menjadi sangat tidak menyenangkan.

Dari situasi ini, kita yang akan berlibur ke Bali bisa belajar. Pada saat memilih hotel atau tempat menginap yang dekat dengan tempat-tempat wisata yang mudah untuk dijangkau dari penginapan Anda. Sehingga Anda bisa mengunjungi banyak tempat wisata, tidak membuang banyak waktu di jalan dengan duduk di dalam kendaraan yang terjebak kemacetan lalu lintas kota.

Untuk berkeliling Bali Anda tidak perlu bingung karena Bali mempunyai beragam alat transportasi yang bisa Anda gunakan dengan aman, mulai dari Taxi konvensional, Taxi online, Motor sewaan atau mobil sewaan.

Pada saat Anda menggunakan Taxi, cobalah untuk menggunakan Taxi resmi BlueBird bewarna biru karena di Bali ada banyak taxi yang serupa dengan taxi BlueBird. BlueBird sudah sangat terkenal di Indonesia dan mempunyai reputasi yang baik untuk masalah kejujuran.

Ketika saya menganjurkan hal ini kepada Anda, bukan berarti Taxi yang lain kurang baik, Taxi lain juga baik dan bagus, hanya saja di Indonesia Taxi BlueBird sudah sangat terkenal sekali dan dipercaya.

Di Bali Anda juga bisa menggunakan Grab atau Uber, ini adalah pilihan yang sangat populer di Bali meskipun awal-awal keberadaannya sangat di tentang oleh kebanyakan pelaku wisata lokal Bali. Jika Anda tidak suka dengan kemacetan jalan, Anda bisa menggunakan motor untuk menghindari kemacetan.

Pertimbangkan hal – hal ini saat Anda Booking Hotel

Masalah yang paling sering membuat kita bingung saat sebelum memesan hotel sampai saat ini adalah masalah durasi waktu yang akan kita pesan untuk menginap selama di Bali atau hanya untuk satu hari pertama saja, saat Anda tiba di Bali.

Meskipun kita semua tahu, memesan hotel di Bali untuk beberapa hari sebelum kedatangan memberikan banyak ketenangan pikiran dan keamanan dalam hal lain, tetap ada beberapa resiko yang akan Anda alami. Misalnya saja soal pembangunan dan renovasi, mengingat Bali sampai hari ini masih terus berkembang. Ada beberapa tempat yang mungkin sedang membangun atau merenovasi bangunan mereka, suara bising para pekerja bangunan bisa menjadi masalah tersendiri bagi beberapa orang.

Jika Anda memesan kamar untuk beberapa hari dan ada yang sedang membangun, pasti akan sangat membuat masalah bagi Anda.

Saya tidak bermaksud memberikan informsi yang menyesatkan untuk salah satu penginapan atau hotel yang ada di Bali. Seringkali, foto yang kita lihat di internet, sudah di modifikasi sedemikian rupa supaya terlihat lebih bagus dan menarik bagi banyak orang untuk tujuan membuat mereka mau melakukan reservasi di penginapan atau hotel mereka dari jarak jauh.

Tweaking online reviews juga sudah sangat umum dan sering dilakukan di Bali; Jadi jangan sepenuhnya percaya kepada semua hal yang Anda lihat dan baca secara online.

Saya mengasumsikan kebanyakan dari antara Anda bukanlah orang yang sedang ingin berbulan madu di Bali, tetapi orang yang sedang ingin berlibur dan pergi ke Bali. Anda bisa saja memesan kamar hanya untuk satu malam atau beberapa malam saja, dan kemudian pindan ke Hotel lainnya jika hal ini memang perlu dan ingin Anda lakukan. Sayangnya hal seperti ini menurut saya tidak bisa Anda lakukan pada saat high season, apalagi jika hotel atau penginapan itu mempunyai reputasi yang cukup baik di Tripadvisor.

Kebanyakan wisatawan yang sering bepergian dan berlibur, mereka biasanya hanya akan memesan hotel untuk dua malam pertama saja, kemudian mereka akan memperpanjangnya jika tempat itu memenuhi syarat orang mereka.

Jika Anda menemukan tempat yang cocok dan ingin memperpanjangnya, pastikan Anda meminta resepsionis untuk memperpanjang masa inap. Pastikan juga Anda mendapatkan harga online yang di tawarkan ke Anda sebelumnya dan bukan harga pada saat langsung pesan di tempat yang biasanya harganya berbeda dengan harga saat pesan secara online. Biasanya ini sering terjadi di beberapa tempat.

Terlepas dari apakah Anda akan memesan hotel secara online atau tidak (secara langsung), Anda memerlukan nama hotel dan tempat menginap begitu Anda tiba di Bali dan keluar dari bandara. Jika Anda memang memutuskan untuk tidak memesan secara online, pastikan untuk melakukan riset yang cukup baik tentang hotel mana yang akan pilih dan mana yang tidak.

Jika memungkinkan, pastikan untuk tidak mengambil rekomendasi dari supir taksi untuk pilihan tempat menginap di Bali.

Tidak semua Hotel di Bali bisa di Pesan secara Online

Meskipun zaman dan teknologi sudah cukup maju, rupanya tidak semua hotel dan penginapan yang ada di Bali sudah online dan bisa di pesan secara online. Jika Anda mempunyai biaya liburan yang terbatas, jangan patah semangat karena tidak menemukan harga yang cocok untuk Anda atau kurang ketersediaan kamar dari booking site.

Selain itu, biasanya hotel memberikan beberapa kamar yang bisa di pesan secara online kepada beberapa booking site populer. Sebenarnya, sepertiyang sudah saya katakan di atas, hotel hanya mendaftarkan beberapa kamar untuk bisa di pesan secara online dari sekian banyak kamar yang mereka miliki. Jadi jangan patah semangat hanya karena booking site tertentu mengatakan hotel A sudah penuh, itu tidak selalu mengartikan kamar hotel benar-benar penuh.

Biasanya, salah satu taktik yang sering digunakan oleh kebanyakan booking sites adalah dengan cara menakut-nakuti pengunjung website mereka dengan memberikan peringatan kalau hanya tersisa 1 kamar saja di hotel ini” tujuannya untuk membuat orang membuat keputusan yang cepat. Sebenarnya, mungkin masih banyak kamar kosong yang bisa Anda pesan di properti yang sama.

Cara itu memang paling sering dilakukan, bahkan bukan hanya untuk booking site saja, kebanyakan website online lainnya menggunakan cara yang sama karena ini adalah salah satu bagian dari startegi digital marketing.

Pihak Hotel Mungkin Akan Meminta Anda untuk Memesan Secara Online

Buat saya cukup aneh, Bali juga menjadi salah satu dari sekian banyak tempat yang berada di Asia Tenggara, di mana pihak manajemen akan meminta Anda untuk lebih memilih memesan secara online daripada memesan secara langsung dari meja resepsionis!

Karena harga langsung dengan harga memesan secara online sangat berbeda jauh karena tingkat persaingan hotel antara situs perjalanan.

Tip: Biasanya, harga untuk memperpanjang kamar Anda jauh lebih mahal daripada saat Anda memesan pertama kali secara online. Jangan berpikiran kalau Anda bisa mendapatkan kamar tambahan untuk satu hari dari meja resepsionis dengan tarif yang sama dengan yang Anda bayarkan secara online – jadi pastikan Anda tanyakan terlebih dahulu.

Hotel Reviews biasanya tidak selalu Jujur

Ada begitu banyak sekali website yang mereview hotel tertentu, salah satunya adalah website yang saya kelola ini MY BALI STORY. Saat Anda membaca salah satu review tentang hotel tertentu secara online, Anda harus lebih berhati-hati dan waspada terhadap setiap ulasan yang mereka buat. Review tentang hotel tertentu biasanya sering di edit dan dibuat tanpa fakta-fakta yang sebenarnya.

Percaya atau tidak, kebanyakan Guesthous secara teratur akan menghapus beberapa review buruk tentangnya dan membiarkan review yang baik, bahkan beberapa ada yang berani memberikan menginap gratis satu malam jika mereka memberikan review yang baik. Teman-teman pemilik Guesthouse dan juga kenalannya biasanya juga terlibat dalam memberikan review yang baik untuk menarik orang mau menginap di tempat mereka. Pasti cara-cara seperti ini sangat merugikan banyak orang khususnya yang ingin menginap dan menyesatkan!

Karena tingkat persaingan yang cukup tinggi, ada satu trik lama yang kadang-kadang dilakukan oleh orang adalah dengan memberikan ulasan yang buruk tentang kutu busuk untuk website pesaing mereka. Meskipun hal ini bukan sebuah masalah yang cukup berat di Bali, penting juga untuk memeriksa soal kutu busuk di kamar Anda setelah melakukan check-in.

Airbnb Bekerja dengan Baik di Bali

Airbnb sangat populer di Bali. Karena banyak penduduk ekspatriat yang tinggal dan menetap di Bali, mereka sering bepergian dan kembali ke negara asal mereka. Beberapa dari orang-orang yang sudah tinggal di sini kemudian memilih untuk menyewakan villa atau kondominium mereka saat mereka pergi.

Jika saat berada di Bali Anda kesulitan untuk menemukan hotel di Bali, atau mungkin lebih senang untuk memiliki dapur, atau tempat tinggal seperti di perumahan, cobalah untuk mencari di Airbnb. Banyak sekali pilihan yang bisa Anda temukan di Airbnb baik di dalam kawasan wisata maupun di luar kawasan wisata.

Airbnb tidak hanya berisi iklan tentang villa. Banyak hotel sekarang mulai mengiklankan kamar mereka di website ini.

Bali Terkenal Bising di Area Tertentu

Suara bising menjadi salah satu masalah yang paling utama di Bali. Beberapa hotel dan penginapan murah yang berada di dareah kuta, sepanjang jalan legian menjadi tempat yang paling ramai untuk kehidupan malam – Jika Anda menginap di dareah ini, bersiap-siaplah untuk mendengarkan suara bising setiap malamnya.

Tidak hanya di dareah wisata, beberapa penginapan, villa dan guesthouse kadang juga bising dengan suara musik dari rumah penduduk lokal yang minum-minum sambil mendengarkan suara musik yang cukup keras. Ini masalah berat yang saya perhatikan di Bali, sebuah tradisi yang dulunya tidak pernah ada menurut para orang tua Bali. Untuk anak-anak muda dan juga orang tua yang hidupnya di zaman modern, pastikan kalian tidak menyetel musik dengan suara keras karena ini akan mengganggu tetangga kalian dan juga kenyamanan para tamu yang menginap di dekat tempat tinggal kalian. Percayalah, apa yang kalian lakukan itu bukannya asik di lihat dan di dengarkan tapi NORAK bagi banyak orang.

Untuk kalian yang ingin mencari tempat penginapan, pastikan untuk menanyakan hal ini. apakah di sekitar sini bising? Apakah ada anak-anak muda atau orang tua yang suka minum-minum sambil mendengarkan musik dengan suara keras? Ini penting kalian tanyakan, agar kalian tidak stress dan kesal saat akan beristirahat setelah pergi mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Bali.

Bukan hanya masalah itu saja, Anda juga perlu berhati-hati dengan hotel dan penginapan yang sedang melakukan renovasi. Biasanya pada bulan Maret dan April, bisa jadi hotel atau penginapan sedang terburu-buru untuk segera bisa menyelesaikan renovasi dan konstruksi sebelum musim liburan datang. Jadi sebelum memesan kamar hotel, pastikan untuk menanyakan apakah mereka sedang renovasi atau tidak!

Memilih Lokasi Hotel dengan Hati-hati

Saat akan memilih tempat menginap (hotel) pastikan memilih hotel dengan sangat hati-hati sekali. Pastikan Anda melihat dan mengeceknya di Google Map. Cobalah melihat jalan-jalannya dan sebenarnya Anda sudah bisa melihat dari Google map dengan fitur street view. Ini akan membantu memutuskan Anda untuk memilih hotel yang tepat.

Banyak hotel melati di Bali terletak di dareah pedalaman atau di dalam gang-gang yang kecil dan sempit dan sangat tidak nyaman untuk dilalui saat Anda berjalan kaki. Bahkan beberapa jalannya mungkin di blokir oleh hotel kelas mewah yang melarang non tamu untuk masuk ke dalam.

Meskipun tingkat kejahatan di Bali masuk dalam kategori yang rendah, tetapi bukan berarti tidak ada kejahatan di bali. Untuk pulang berjalan kaki ke hotel dengan jalan yang gelap dan sempit kadang menakutkan juga.

Tidak Semua Homestay Ideal

Bali banyak sekali mempunyai homestay yang di kelola oleh keluarga. Seringkali kata untuk “homestay” sama dengan “guesthouse” atau “hostel”, jadi bisa jadi tidaka ada sarapan pagi gratis. Saat Anda memesan homestay di bali bukan berarti Anda akan tinggal di hotel berbintang yang mempunyai pelayanan yang baik.

Memang kadang-kadang menginap di homestay bisa memberikan pengalaman budaya yang tidak terlupakan oleh kita, kebanyakan bukan sebuah pilihan yang cukup ideal. Banyak homestay di Bali di jalankan oleh keluarga, sehingga banyak karyawannya merasa terpaksa saat bekerja untuk membersihkan atau saat menanggapi keluhan dari kita. Jika Anda adalah orang yang hanya bisa menggunakan bahasa Inggris saja, bisa jadi hambatan masalah bicara terjadi karena biasanya beberapa staf tidak bisa menggunakan bahasa inggris, contohnya seperti saya.

Homestay memang bisa menjadi pilihan yang baik dan menyenangkan, dengan asumsi Anda tidak keberatan dengan hal-hal yang mungkin bisa saja terjadi. Pihak keluarga mungkin akan tahu jam berapa Anda bangun dan jam berapa Anda akan pulang. Meskipun jarang terjadi, kadang-kadang mereka juga menanyakan dan menyapa Anda!

Hati-hati dengan Pilihan Teratas Hotel dan Penginapan

Homestay atau juga tempat penginapan yang ada di Bali dan masuk dalam pilihan paling populer di Bali. Dan sering masuk dalam buku panduan berlibur ke Bali dan juga di dalam Tripadvisor kadang-kadang juga mengalamai kekurangan energi atau semangat kerja!

Jika mereka menerima terlalu banyak tamu, apapaun upaya yang akan di lakukan oleh para pekerja mereka akan menerima gaji yang sama. Staf yang terlalu banyak bekerja biasanya akan kecapean dan kelelahan dan bisa jadi mereka menjadi kurang ramah dengan Anda. itu di sebabkan karena upah yang mereka dapatkan masih sama tidak naik. Memberi tip bukan sebuah hal yang umum di lakukan di Indonesia.

Memang memilih dan menginap di hotel yang populer kadang menjadi pilihan yang tepat, biasanya kita akan sulit untuk mendapatkan diskon saat akan menginap di tempat-tempat teratas seperti ini.

Tip: saat akan menginap di wisma kecil, coba tanyakan apakah bisa untuk tidak memasukkan sarapan pagi ke dalam daftar harga? Anda sebenarnya bisa mendapatkan menu sarapan yang lebih baik di uar penginapan Anda.

Tes Wi-Fi Sebelum Memesan

Jika Anda sangat bergantung dengan kecepatan Wi-Fi (mi, Anda akan bekerja atau banyak melakukan panggilan yang membutuhkan koneksi internet saat berada di hotel), jika itu diijinkan, cobalah untuk mengetes Wi-Fi yang mereka miliki.

Bukan hanya hotel – hotel kecil, kebanyakan hotel besar yang berada di Bali juga mengalami masalah yang paling umum di Indonesia, masalah koneksi yang lambat. Ini menjadi masalah yang paling besar di Indonesia.

Tanyakan juga ke resepsionis, kamar mana yang lebih dekat dengan titik akses, meskipun ini tidak menyelesaikan masalah dan tidak memberikan perbedaan khususnya pada saat malam hari dan pada saat hujan turun di mana semua tamu lebih suka berada di dalam hotel dan menggunakan laptop atau HP mereka sebagai pengganti hiburan.

Tidak semua Welcome drink sama

Ketika Anda mendapatkan minuman gratis saat memesan hotel, jangan terlalu senang dengan welcome drink yang diberikan saat akan melakukan check-in. Banyak pelancong dan juga orang yang berbulan madu ke Bali mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakkan ketika mendapatkan welcome drink, rupanya itu tidak selalu mengartikan “koktail”.

Minuman selamat datang yang diberikan seringkali sebuah ramuan minuman manis yang lebih di sukai oleh anak-anak kecil. Hal yang sama juga berlaku dengan voucer minuman gratis (one free drink at happy hour).

Miuman gratis selamat datang biasanya mengandung alkohol yang dibuat dari arak lokal karena ini sebuah pilihan yang paling murah. Jika bisa hindari minuman arak, ini adalah minuman keras lokal dengan biaya yang rendah, dan dari informasi banyak menyebabkan keracunan dan kematian turis di Bali karena keracunan metanol.

Gunakan Kelambu

Tidur dengan tempat tidur yang mempunyai kelambu memang terlihat sangat romantis. Jika saat Anda menginap dan kamar Anda memiliki kelambu, sebenarnya itu bukanlah tanpa alasan. Gunakan itu. Jaga juga agar jaring kelambu tertutup pada saat sang hari atau malam hari dan jepit. Jika Anda ingin tetap terbuka pada siang hari, pastikan sebelum Anda tidur, Anda harus mengusir nyamnuk dengan cara menggunakan kain dengan memukul-mukul kesekeliling kelambu agar nyamuk keluar.

Bungalow dengan kamar yang terbuka memang sebuah keindahan tersendiri di pulau yang eksotis dan dengan cuaca tropis. Sayangnya Bali terkenal dengan populasi nyamuk yang cukup banyak pada saat malam hari di daerah tertentu.

Jika kalian suka dengan artikel Perhatikan Beberapa hal ini Sebelum Memesan Hotel di Bali, Silahkan share artikel ini dan jangan lupa untuk follow kami di Instagram, Facebook dan channel YouTube My Bali Story. Jika Anda ingin membagikan pengalaman liburan kalian selama di Bali, silahkan kirim artikel kalian ke My Bali Story yang di lengkapi dengan foto-foto.

Baca juga:

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *